BeritaJawa Barat

Puluhan Santri Positif Covid-19, Bupati Instruksikan Ponpes Al-Quraniyyah Majalengka Lockdown

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Buntut adanya 58 santri di Pondok Pesantren Al-Quraniyyah Majalengka terpapar Covid-19, membuat Bupati Majalengka Karna Sobahi menginstruksikan untuk lockdown.

Pasalnya selama ini, ponpes yang berada di Kelurahan Majalengka Wetan itu masih terdapat warga yang beraktivitas.

Para santri, diminta untuk pulang dulu ke rumah masing-masing.

“Liburkan, pulang aja dulu. Menurut saya mending seperti itu lah,” ujar Karna, Kamis (17/6/2021).

Terpisah, Sekda Majalengka, Eman Suherman meminta, kasus yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Qur’aniyyah itu jadi pelajaran untuk semua pengurus Pesantren yang lain agar tidak kembali terjadi kasus yang sama.

Ia juga meminta pihak pesantren untuk melakukan pencegahan lebih awal.

“Melihat gejala seperti ini, jangan sampai setelah terjadi, mereka tidak waspada, mereka lemparkan kepada kami. Mereka sudah diwanti-wanti, disampaikan MUI. Seharusnya satu saja yang sudah kena (terkonfirmasi positif), ambil langkah, pulangkan dulu,” jelas dia.

Baca juga: 11 Desa di Majalengka Ini Masuk Zona Merah Covid-19, Mobilitas Warga Dibatasi, Ini Sebarannya

Hal senada diungkapkan Manajer Pusdaop BPBD Majalengka Indrayanto.

Meskipun saat ini masih ada santri yang negatif, tetapi tidak berarti mereka benar-benar aman.

Oleh karena itu, untuk mencegah terus melonjaknya kasus, alangkah baiknya mereka dipulangkan lebih dahulu.

“Yang negatif dan dikarantina di lokasi (pesantren), tidak bisa dikatakan aman. Alangkah baiknya dipulangkan dulu,” ucapnya.

Baca juga: Jalani Isolasi, Puluhan Santri Al-Quraniyyah Majalengka yang Terpapar Covid-19 Dapat Makanan Bergizi

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications