BeritaJawa Barat

Warung Kopi Gunung di Lembang, Tempat Ngopi Asyik di Tengah Hutan Pinus

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT – Suasana sejuk dan nyaman langsung terasa saat memasuki Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasalnya, kafe ini merupakan tempat ngopi outdoor yang berada di tengah hutan pinus. Jadi, selain menawarkan berbagai jenis minuman dan makanan, kafe ini juga menawarkan suasana alam, udara segar dan dingin karena tempat ini mengusung konsep ngopi di gunung.

Kafe yang didominasi bangunan warna putih dan dibalut lantai kayu ini juga banyak dimanfaatkan kaula muda yang datang untuk berswafoto sambil menikmati berbagai menu yang tersedia.

Bangunan yang ada di sekitar hutan ini menggunakan atap kaca dan ada juga yang berbentuk kotak seperti container.

“Karena ini kawasan hutan jadi bangunannya pun tidak ada yang permanen dan saat ini bangunan utama menggunakan container. Kedepannya akan terus kita kembangkan terus,” ujar Owner Warung Kopi Gunung Olav Rene, belum lama ini.

Para pengunjung harus rela antre untuk memesan lantaran sistem yang diberlakukan pun cukup unik. Setiap pengunjung yang sudah memesan dan melakukan pembayaran bisa langsung berjalan-jalan di area hutan pinus.

Apabila makanan sudah siap disajikan maka pihak kafe akan memanggil pengunjung untuk mengambil pesanannya dan menikmati di tempat yang sudah disediakan.

Baca juga: VIRAL, Daftar Harga Menu di Cafe ini Selangit Nasi Ayam Rp 36 Juta, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

“Pembangunan kafe ini difokuskan untuk menjadi tujuan para milenial menghindari kebosanan nongkrong di kedai kopi tengah kota,” katanya.

Kafe ini, kata dia, hanya menawarkan konsep yang berbeda dengan kedai kopi lainnya. Sehingga untuk mengundang daya tarik pengunjung, pihaknya mengusung konsep ngopi di hutan yang sejauh ini belum ada di manapun.

Warung Kopi Gunung sendiri menempati areal Green Grass Perhutani seluas 8 ribu meter persegi. Saat ini baru sekitar 4 ribu meter yang sudah dimanfaatkan sebagai area kafe. Ke depannya Olav mengaku akan melakukan pengembangan secara bertahap.

Meski dalam suasana pandemi seperti sekarang, Olav optimis masyarakat antusias untuk datang. Pasalnya dengan konsep ngopi di hutan dan open space, menjadi suatu konsep yang banyak dicari masyarakat.

“Ini tempat sangat cocok, walaupun tempatnya di hutan tapi strategis mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan tapi memiliki view dan banyak spot yang instagramable,” ucapnya.

Baca juga: Aisyah Preman Pensiun Buka Cafe di Bandung, Pilih Bisnis Kuliner untuk Investasi

Jam operasional di Warung Kopi Gunung ini dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB saat weekday. Sedangkan, saat weekend dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications