BeritaJawa Barat

Kota Bandung Satu-satunya Daerah di Indonesia yang Punya Perda tentang Bahaya Asbes

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, menjelaskan, bahan bangunan asbes berbahaya bagi kesehatan.

Asbes bisa menyebabkan penyakit asbestosis yang menyerang paru-paru.

Organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) menyatakan semua jenis asbes sebagai bahan karsinogenik penyebab kanker.

Baca juga: Ini Fakta Kasus Pengusiran Warga Gumuruh Kota Bandung yang Positif Covid-19, Ramai di Medsos

Dengan fakta bahaya asbes, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 tahun 2018 tentang Bahan Bangunan.

Dalam Pasal 77 dijelaskan, bahan bangunan harus aman bagi kesehatan.

Bangunan gedung tidak menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan serta penggunaannya dapat menunjang pelestarian lingkungan.

“Kita sadar bahwa asbes masih menjadi bahan bangunan pilihan yang murah. Namun, di jangka yang panjang asbestosis akan menimbulkan gejala,” ujar Yana Mulyana saat workshop virtual bertema Bahaya Asbes, Rabu (23/6/2021).

Menurut Yana, masyarakat tentu tidak ingin terganggu kesehatannya.

Untuk itu, perlu sosialisasi dan pengertian kepada masyarakat tentang bahaya asbes bagi kesehatan.

“Kita lakukan sosialiasasi tentang bahaya asbes bagi kesehatan. Selain itu, menyediakan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan harga terjangkau oleh masyakrakat,” ujar Yana via zoom meeting yang diselenggarakan oleh Indonesia Ban Asbestos Network (INA BAN).

Anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga mengatakan, Kota Bandung satu-satunya di Indonesia yang mengeluarkan aturan daerah mengenau bahaya penggunaan bahan bangunan asbes.

“Alhamdulillah akhirnya dapat terealisasi (Perda). Ini satu-satunya di Indoensia yang secara eksplisit (tegas) menyebutkan asbes sebagai bagian yang berbahaya dan dilarang penggunaannya,” katanya.

Meski masyarakat masih menggunakan asbes, ia yakin dengan sosialisasi, penggunaan asbes akan berkurang mengingat bahaya bagi kesehatan manusia.

“Ini luar biasa bagi Kota Bandung, tentunya ini bagian upaya seluruh dunia untuk menghilangkan penggunaan asbes,” ujar Awangga. (*)

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications