BeritaJawa Barat

Pemilik Akun Facebook Iwan Conthinue Akhirnya Beri Klarifikasi Atas Postingan ”Izin Lapak”

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Pemilik akun Facebook Iwan Conthinue, Iwan Rabani, memberikan penjelasan terkait postingan yang menandai Kompol Sulaeman Salim, Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Jabar.

Dia mengunggah foto obat terlarang sambil menulis “izin lapak”, Rabu, (23/6/2021)

Iwan menjelaskan, akun Facebook yang bernama Iwan Conthinue tersebut sudah lama tidak dipakainya.

Alasannya, akun tersebut sudah tidak bisa di buka diduga telah dibajak orang lain.

“Sudah memberikan klarifikasi bahwa akun Facebook Iwan Conthinue yang menandai Kompol Sulaeman bukan saya. Akun Facebook tersebut sudah lama tidak saya pakai dan dipergunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ucap Iwan.

Menurut Iwan, akun tersebut sudah dua tahun tidak dipergunakannya.

Dia pun melaporkan perbuatan pembajakan tersebut kepada kepolisian karena sudah merugikan.

“Dua tahun lebih tidak bisa digunakan dan saya sudah laporkan juga, karena saya merasa jadi korban karena telah merusak mental dan sosial saya,” ucapnya.

Bahkan, menurut Iwan, awalnya tidak tahu adanya tag yang menandai mantan Wakapolres Sukabumi Kota dengan posting-an “izin lapak” jual obat-obatan terlarang.

“Tidak tahu dan kaget, saat lagi kerja bangunan memasang baja ringan. Kemudian disuruh pulang oleh saudara untuk menjelaskan hal ini ke kepolisian,” ucap Iwan.

Baca juga: Akun FB Iwan Conthinue yang Tag Pejabat Polda Jabar Izin Jual Obat Terlarang Tiba-tiba Lenyap

Saat disinggung, keterlibatannya terkait kelompok motor di Sukabumi, dia sama sekali tidak mengerti hal itu.

“Ya, tidak tahu. Saya selama ini kerja jadi pemasang baja ringan di Bekasi,” ucapnya. 

Sebelumnya, mantan Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman Salim yang saat ini menjabat Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Jabar meminta Kepolisian Resor Sukabumi Kota untuk menindaklanjuti adanya akun Facebook yang menandai akun Facebook pribadinya dengan tulisan “izin lapak” jual obat-obatan terlarang pada 20 Juni lalu. (*)

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications