BeritaJawa Barat

55 Nakes Positif Covid-19, RSKIA Kota Bandung Tutup Sementara Layanan Klinik Kebidanan dan Kelahiran

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNGRumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung menutup sementara layanan Klinik Kebidanan dan Klinik Kelahiran selama sepekan per Jumat (25/6/2021).

Penutupan ini menyusul adanya 55 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19.

Direktur Utama RSKIA Kota Bandung, Taat Tagore pun membenarkan penutupan sementara ini. Menurutnya, kini RSKIA kekurangan sumber daya manusia (SDM) lantaran mayoritas tenaga kesehatannya terkonfirmasi yang bertugas di dua klinik itu.

https://www.youtube.com/watch?v=p1qOc7q4gRw

“Kami tutup seminggu sambil melatih yang baru dan mengganti sementara yang sedang isolasi mandiri atau mendapatkan perawatan,” katanya, Sabtu (26/6/2021).

Penutupan dua klinik ini juga, lanjutnya, sebagai langkah upaya dalam membatasi jumlah pasien yang melakukan kontrol atau rawat jalan.

Namun, Taat menegaskan, RSKIA masih melayani pasien yang mau melahirkan serta pasien anak atau ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: RSUD Palabuhan Ratu Masih Kekurangan Tempat Tidur Pasien Covid-19, Padahal Sudah Tambah 53 Bed

“Kami masih buka untuk yang urgent dengan tentu ada batasan. Pengumuman penutupan itu benar agar tidak terjadi pembludakan,” katanya.

Taat juga mengaku RSKIA tengah mengajukan penambahan tenaga kesehatan ke Provinsi sebanyak 40 orang guna menggantikan tenaga kesehatan yang sedang isolasi mandiri. (*)

Baca juga: Hal Menakutkan itu Terjadi, Saat RS Penuh Puluhan Pasien Covid-19 di Bekasi Dirawat di Tenda Darurat

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications