BeritaJawa Barat

Banyak Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Pelayanan IGD Umum RSUD Pandega Pangandaran Dibatasi

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN – Selain ditutupnya seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa barat dan diberlakukannya WFH 100 persen, pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) umum di RSUD Pandega Pangandaran juga dibatasi.

Hal tersebut dibenarkan direktur RSUD Pandega Pangandaran, Asep Kemal Pasha. Dirinya mengatakan, terbatasnya pelayanan IGD umum tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Betul, Nakes (tenaga kesehatan) IGD banyak yang terkena (terpapar Covid-19). Jadi, layanan dibatasi dulu,” ujar Asep saat dihubungi Tribunjabar.id melalui pesan WhatsApp, Senin (28/6/2021) pagi.

“Efektif per hari ini, sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” lanjutnya.

Penngumuman tersebut juga disampaikan lewat Facebook Humas RSUD Pandega Pangandaran

Baca juga: 67 Persen Anak yang Positif Covid-19 Ternyata Tak Bergejala, Gejala Paling Umum adalah Batuk

Dipermaklumkan dengan hormat, mengingat keterbatasan jumlah tenaga kesehatan Instalasi Gawat Darurat Umum (IGD umum) RSUD Pandega Pangandaran akibat banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar covid-19.

“Maka dengan kondisi tersebut, pelayanan IGD Umum untuk saat ini hanya bisa melayani 7 tempat tidur.”

Akan kami informasikan kembali, bila kondisi IGD UMUM sudah berjalan normal dan bisa membuka layanan kembali seperti biasa

Demikian untuk menjadi maklum dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

– Direktur RSUD pandega Pangandaran.

Baca juga: 2 Orang Positif Covid-19 di Surabaya Ikut Terbang ke Pontianak, Ternyata Pakai Surat PCR Palsu

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications