BeritaJawa Barat

Anggota DPRD Jabar Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Suap Pengaturan Proyek di Indramayu

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa dua tersangka kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

Mereka yaitu Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Periode 2014-2019 dan 2019-2024 Ade Barkah Surahman (ABS) dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani (STAH).

Lewat dua tersangka tersebut, tim penyidik berusaha menyelisik barang bukti berupa dokumen mengenai pengusulan bantuan dana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk Pemkab Indramayu.

“Tersangka ABS dan tersangka STAH masing-masing diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka, Tim Penyidik mengkonfirmasi antara lain terkait dengan berbagai barang bukti berupa dokumen mengenai pengusulan bantuan dana Pemprov untuk Pemkab Indramayu,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya, Rabu (30/6/2021).

Selain itu, Ipi mengatakan, tim penyidik komisi antikorupsi turut mendalami dugaan aliran uang kepada Ade Barkah dan Siti Aisyah beserta pihak lainnya.

“Dan dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk para tersangka dan pihak-pihak lainnya,” kata Ipi.

KPK menjerat Ade dan Siti dalam pengembangan kasus dugaan suap pengurusan dana Banprov kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Pada 15 Oktober 2019 KPK menggelar kegiatan tangkap tangan di Indramayu.

Hasilnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications