BeritaJawa Barat

Pemkab Bandung Prioritaskan Beli Peti Mati dan Kain Kafan, Siap Terapkan PPKM Darurat

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung dan banyaknya korban, Pemkab Bandung memprioritaskan untuk membeli peti dan kain kafan.

Akibat lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung, di beberapa rumah sakit tempat tidur untuk pasien Covid-19 penuh.

RSUD Majalaya bahkan menutup sementara IGD karena membeludaknya pasien sehingga kekurangan stok oksigen.

Kini Kabupaten Bandung juga bersiap untuk menerapkan PPKM Darurat.

Baca juga: Kapolda Bakal Perketat Penyekatan di Jabar, Sistem di Bandung Akan Dipakai di Wilayah Lain

“Yang sangat prioritas hari ini, saya harus membeli peti dan kain kafan karena kemarin banyak yang meninggal dunia di Kabupaten Bandung,” ujar Bupati Bandung, Dadang Supriatna, di Mapolresta Bandung, Kamis (1/7/2021).

Dadang mengatakan, pihaknya akan koordinasi dengan Forkopimda apakah perlu tenda darurat (untuk menangani pasien Covid-19).

“Tapi yang jelas Rumah Sakit Otista akan kami efektifkan dan kami maksimalkan, ada 234 bed akan dioptimalkan.”

“Jadi tidak ada lagi pasien mengantre di rumah sakit,” ucap dia.

Dadang menceritakan, seperti kejadian kemarin adik sepupunya menunggu untuk dirawat, sampai akhirnya meninggal dunia.

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications