BeritaJawa Barat

Awal Karier Gagal Bantu Persib Selamat dari Degradasi, Si Lincah Kini Jadi Sosok “Terlengkap”

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sosok yang satu ini pernah meraih segalanya bersama Persib Bandung.

Ia pernah mengangkat trofi juara bagi Persib baik saat sebagai pemain, asisten pelatih, hingga pelatih kepala.

Tak hanya kisah manis, kisah pahit juga ia rasakan bersama Maung Bandung. Ia pernah gagal membantu Persib dari degradasi juga dihujat dan dipecat sebagai pelatih.

Ya, dia adalah Djadjang Nurjaman alias Djanur yang kini menjadi satu di antara tokoh sepak bola Indonesia.

Awal kariernya bersama Persib justru ditandai kisah pilu Maung Bandung yang turun kasta pada 1978.

Baca juga: Umuh Muchtar: Persib Kumpulkan Lagi Pemain 2-3 Hari ke Depan untuk Persiapan Liga 1 2021

Kini, ia tercatat sebagai pelatih terakhir yang membawa Persib Bandung ke puncak kelayaan, juara liga.

Djanur lahir di Majalengka, Jawa Barat, 30 Oktober 1964. Ia mengawali sepak bolanya dari liga antarkampung ( tarkam ).

Berpostur tubuh kecil, Djanur justru menjelma menjadi pemain yang lincah saat berhadapan dengan lawan-lawannya di lapangan hijau.

Kecintaan, keteguhan dan tekadnya untuk bisa jadi pemain profesional membawa Djadjang Nurdjaman muda ke Bandung. Kala itu, Djanur baru berusia 17 tahun.

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications