BeritaJawa Barat

Keluh Kesah Pedagang Kaki Lima di Purwakarta saat Penerapan PPKM Berlangsung, Sempat Jual Barang

Laporan Kontributor TribunJabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, berkeluh kesah terhadap penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dalam penerapan PPKM, khususnya di Kabupaten Purwakarta, sangat terdampak bagi para pedagang kaki lima.

Sebab, pendapatan mereka turun drastis.

Seperti yang dialami oleh pedagang bakso asal Semarang, Jawa Tengah, Ngasri (51).

Dia sempat libur berjualan akibat jalan di tempat mangkal ditutup dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB akibat adanya PPKM.

“Kalau sudah ditutup kan enggak ada yang beli, ya tidur saja udah. Kalau sudah keadaan gitu ya libur saja. Saya libur sudah hampir tiga minggu selama ditutup. Ini baru jualan lagi. Perasaan saya kan sudah terakhir kemarin tanggal 2 (Agustus). Kirain enggak ditutup ternyata ditutup lagi,” kata Ngasri saat ditemui TribunJabar.id, Selasa (3/8/2021).

Menurut dia, sebagai kepala keluarga, tentunya harus menafkahi serta harus memberi makan kepada keluarganya.

Namun semenjak adanya penerapan PPKM, dia menyebut sempat menjual barang-barang di rumahnya demi menyambung hidup.

“Apa yang ada, dijual untuk makan, gimana kan kita perlu makan. Kalau sendiri enggak apa-apa, kalau keluarga saya kan perlu makan. Namanya kita kepala keluarga,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Rony Irawan (21) yang merupakan pedagang martabak di Jalan Sudirman. Dia menyampaikan, sejauh ini sudah bersabar melewati PPKM.

Baca juga: Pengusaha Pariwisata Akan Kibarkan Bendera Kuning, Ini Solusi yang Ditawarkan Pemkab Sumedang

“Ya, berat sekali buat para pedagang semua. Soalnya kan sudah satu bulan ini sabar melewati semua ini ditambah diperpanjang lagi, ya kita menambah beban, ini. Kalau rugi sih pasti ada. Kalau untuk sehari -hari masih bisa ketutup,” kata Rony.

“Harapannya agar pandemi ini selesai dengan cepat dan masyarakat tetap menjaga prokes di mana pun dan kapan pun,” ucap Rony.

Baca juga: Bukan Cuma Penjual Agar-agar, Pembuat Konten Viral di Garut Juga Terimbas, Uniga Usahakan Beasiswa

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali melanjutkan penerapan pada PPKM level 4 sesuai dengan instruksi langsung dari pemerintah pusat.

PPKM dilanjutkan hingga 9 Agustus 2021. (*)

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications