BeritaJawa Barat

Kemenperin Tinjau Kawasan Industri di Dayeuh Kolot, Tekankan untuk Cegah Klaster Industri

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Industri Tekstil yang masuk sektor kritikal diminta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama penerapan PPKM, terutama dalam hal mempekerjakan karyawan.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Muhammad Khayam, saat meninjau salah satu pabrik tekstil di Jalan Dayeuh Kolot, Selasa (3/8/2021).

Dalam aturan, sektor tersebut hanya diizinkan mempekerjakan 50 persen dari total karyawannya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan adanya klaster baru di sektor industri seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Bandung.

“Karena kalau mereka ada timbul klaster industri mereka akan rugi. Biasa klaster ini dari rumah dibawa ke pabrik,” ujar Muhammad Khayam.

Protokol kesehatan, kata dia, menjadi kewajiban yang harus ditaati semua sektor, termasuk industri tekstil untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 di kawasan industri.

Selain itu, kata dia, setiap perusahaan wajib mengirimkan data terbaru minimal seminggu dua kali, ke Kemenperin guna meminimalisir penyebaran dan pengendalian Covid-19.

Baca juga: Bentuk Kerjasama Tangani Covid-19, Pemkab Purwakarta Terima Bantuan dari Perusahaan Industri

“Kalau melanggar, bisa saja izin operasinya dicabut,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta agar Satgas Covid-19 di setiap daerah rutin mengawasi dan melakukan pengecekan terhadap sektor industri yang beroperasi di masa PPKM.

“Ini memang harus ketat, jangan kita lengah karena kalau lengah nannti angka naik lagi, dan ini akan sulit,” katanya.

Baca juga: Kunci Kawasan Industri Ini Lepas dari Zona Merah, Semua Sektor Bergerak, Ada yang Bantu Sumbang HNFC

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications