Travel

Penghuninya Cuma Buaya, Inilah Pulau Berbahaya Tetangga Indonesia


Yangoon

Pulau ini disebut berbahaya. Saking bahayanya, pulau ini masuk dalam buku Guinnes Book of Record. Namanya adalah Pulau Ramree. Terletak di sebelah barat Myanmar, Ramree menjadi pulau yang memang jarang didengar karena begitu dihindari.

Alasannya bukan karena hantu atau kisah mistis yang pernah terjadi di sana. Melainkan penghuninya.

Pulau Ramree sendiri lokasinya di sebelah barat pesisir pantai Myanmar, dengan jarak 13 jam naik mobil atau 1 jam naik pesawat dari Kota Yangoon ke Kyaukpyu dan lanjut naik mobil.

Dirangkum dari berbagai sumber, Pulau Ramree dihuni oleh ratusan buaya air asin. Di namakan demikian, karena buaya ini hidup di muara sungai dekat dengan laut.

Memiliki nama ilmiah Crododylus porosus, buaya air asin merupakan jenis buaya terbesar di dunia. Panjang tubuh buaya air asin bisa mencapai 7 meter dengan berat hingga 1.000 kilogram.

Pulau RamreeBuaya air asin Pulau Ramree Foto: (dok Istimewa)

Buaya air asin juga disebut predator yang tangguh. Bisa dibilang buaya ini mampu memakan semua jenis hewan karena ukurannya yang sangat besar.

Besar dan tangguh, buaya air asin juga memiliki umur panjang. Biasanya buaya air asin dapat hidup sampai 70 tahun.

Di Pulau Ramree, buaya air asin tinggal di hutan-hutan bakau. Sampai saat ini tak ada yang tahu berapa banyak jumlah pasti populasi buaya ini di Ramree.

Julukannya sebagai pulau paling berbahaya dunia dimulai ketika Perang Dunia II. Di tahun 1945, Pulau Ramree jadi tempat pertarungan antara tentara Inggris dan Jepang. Pemerintah Jepang ingin menguasai wilayah Vietnam untuk dijadikan pos pemantauan bagi pergerakan negara-negara Sekutu.

Selanjutnya





Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
HUMAS BPD PHRI JABAR We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications