Travel

Alasan Penumpang Lion Air Gagal Naik Pesawat-Fakta Pulau Saipan

Jakarta

Berita terpopuler detikTravel pada hari kemarin yakni tentang keluh kesah penumpang Lion Air yang gagal naik pesawat. Tak hanya itu, fakta-fakta Pulau Saipan yang dianggap Bali baru oleh Australia menjadi perhatian.

Viral video penumpang wanita Lion Air yang mengeluh tidak bisa terbang dari Jakarta menuju Bali meski sudah datang ke bandara sejak subuh.

Kedua penumpang itu disuruh consumer service membeli tiket baru.

“Ini semua mau ke Bali sudah datang dari subuh, tapi tidak bisa terbang, malah disuruh bayar lagi 1 orang sejuta lebih, dikira enak kali ya cari uang. Kita sudah bayar mahal tiket ini mbak, mbak ini nggak bisa 50 persen aja walaupun bayar,” ujar seorang penumpang.

“Masak kita disuruh beli tiket baru, ini sama aja hangus,” ucap yang lain dalam video viral yang dilihat detikcom.

Kemudian ada penumpang lain yang menyebutkan kalau jam penerbangan dimajukan sepihak oleh Lion Air.

Lion Air Group lewat Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro mengatakan penumpang tersebut menggunakan penerbangan nomor JT-030 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS) pada Minggu (14/ 11).

Penerbangan JT-030 dijalankan sesuai waktu keberangkatan (schedule time departure) pukul 06.00 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

“Lion Air penerbangan JT-030 dipersiapkan dengan baik sebagaimana prosedur operasional penerbangan. Total reservasi (pembukuan jumlah calon penumpang) ialah 201 orang. Pada Minggu (14/ 11) total penumpang yang melakukan pelaporan (check-in) adalah 199 orang (2 orang tidak melapor). Lion Air mengoperasikan jenis pesawat Boeing 737-900ER berkapasitas 215 kursi kelas ekonomi. Dalam hal ini adalah tidak benar jika terjadi perubahan jadwal penerbangan (jadwal dimajukan) sebagaimana keluhan yang disampaikan oleh 2 (dua) calon penumpang,” ujar Danang.

Lion Air lanjut Danang, kemudian melakukan pemantauan CCTV (Closed Circuit Television). Dari CCTV terlihat kedua calon penumpang tersebut tidak dapat mengikuti penerbangan JT-030 dikarenakan terlambat melapor (late check-in) dan tidak menunjukkan diri (no show gate) di ruang tunggu.

Urutan waktu dari 2 calon penumpang dimaksud, sebagai berikut:

05.28 Memasuki pintu Terminal 2D menuju Pos Pemeriksaan Keamanan (Security Check Point 1/ SCP 1)

05.30 Melakukan pemeriksaan (screening) pada SCP 1

05.31 Selesai melakukan screaning SCP 1

05.32 Menuju antrean check-in counter 37 Terminal 2D

05.33 Berada pada antrean

05.41 Calon penumpang maju menuju check-in counter 40 Terminal 2D

05.43 Calon penumpang melapor kembali di check-in counter 41.

05.49 Calon penumpang menuju Customer Service dari Terminal 2D ke Terminal 2E

06.01 Calon penumpang berada di antrean Customer Service.

“Petugas layanan darat (ground staff usher) 30 menit sebelum keberangkatan – sebelum check-in counter tutup, telah melakukan pengecekan dan pemberitahuan dengan detail (sweeping) pada antrean. Hal ini guna memastikan calon penumpang Lion Air JT-030 sudah melapor,” ujar Danang.

Berikut tautan berita terpopuler detikTravel lainnya:

Simak Video “Perusahaan Penerbangan Indonesia Kurangi Jumlah Pesawat
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)





Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker