Travel

Museum di Tulungagung Ini Pamerkan Tali Pocong hingga Keranda

Seorang warga Tulungagung hobi mengumpulkan benda mistis, aneh dan antik. Beberapa koleksinya tergolong aneh diantaranya tali pocong dan keranda mayat.



Seorang warga Tulungagung hobi mengumpulkan benda mistis, aneh dan antik. Beberapa koleksinya tergolong aneh diantaranya tali pocong dan keranda mayat.

Museum tersebut berada di rumah Sutarji, di Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Nama Sutarji cukup dikenal di kampungnya, sehingga kebetulan menemukan rumahnya, meski berada di sebuah geng kecil.



Museum tersebut berada di rumah Sutarji, di Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Nama Sutarji cukup dikenal di kampungnya, sehingga kebetulan menemukan rumahnya, meski berada di sebuah geng kecil.

Kesan mistis dan horor langsung terlihat saat detikcom mendatangi rumah Sutarji. Sebuah keranda mayat tua, digantung di atas jembatan di depan rumah. Memasuki area dalam rumah, tampak berjajar dari benda-benda kuno. Dari sekian banyak benda unik di museum pribadi tersebut, pria 64 tahun ini memiliki jumlah koleksi yang tergolong aneh, seperti tali pocong dan keranda mayat.



Kesan mistis dan horor langsung terlihat saat detikcom mendatangi rumah Sutarji. Sebuah keranda mayat tua, digantung di atas jembatan di depan rumah. Memasuki area dalam rumah, tampak berjajar dari benda-benda kuno. Dari sekian banyak benda unik di museum pribadi tersebut, pria 64 tahun ini memiliki jumlah koleksi yang tergolong aneh, seperti tali pocong dan keranda mayat.

Benda aneh lain yang banyak dijumpai adalah keranda mayat. Sutarji mengaku memiliki koleksi 5 unit keranda mayat. Sebagian didapatkan dari wilayah Tulungagung dan satu keranda mayat didapat dari Kecamatan Wlingi Blitar.



Benda aneh lain yang banyak dijumpai adalah keranda mayat. Sutarji mengaku memiliki koleksi 5 unit keranda mayat. Sebagian didapatkan dari wilayah Tulungagung dan satu keranda mayat didapat dari Kecamatan Wlingi Blitar.

Rupanya keranda mayat itu menyimpan cerita dari kota asalnya. Konon keranda itu tidak dipakai lagi gegara terjadi rentetan 43 kejadian kematian dalam kurun waktu 47 hari.



Rupanya keranda mayat itu menyimpan cerita dari kota asalnya. Konon keranda itu tidak dipakai lagi gegara terjadi rentetan 43 kejadian kematian dalam kurun waktu 47 hari.

Kini, di rumah sekaligus museum pribadinya itu Sutarji memiliki lima unit keranda mayat, belasan tali pocong, helm dan pakaian orang kecelakaan, serta ribuan koleksi benda-benda kuno lainnya.



Kini, di rumah sekaligus museum pribadinya itu Sutarji memiliki lima unit keranda mayat, belasan tali pocong, helm dan pakaian orang kecelakaan, serta ribuan koleksi benda-benda kuno lainnya.

Bagaimana menurut Anda?



Bagaimana menurut Anda?

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker