Foods

7 Negara Ini Punya Etika Makan yang Unik dan Tak Biasa


Jakarta

Berbeda daerah, berbeda juga aturan yang berlaku. Seperti di tujuh negara ini yang ternyata punya etika makan yang unik dan sangat berbeda.

Setiap daerah memiliki berbagai peraturannya masing-masing tergantung dengan kepercayaan setempat yang dianut. Termasuk peraturan di atas meja makan atau dikenal dengan etika saat makan.

Beberapa kegiatan dianggap tabu atau tidak sopan untuk dilakukan terutama saat berada di meja makan dan sedang menikmati makanan. Menjunjung kepercayaan dan tradisi yang berbeda-beda membuat beberapa negara juga memiliki peraturan atau etika makan yang berbeda-beda.

Sebagian etika makan bahkan bisa saja dianggap lumrah oleh negara lainnya tetapi dianggap sebagai hal yang tidak sopan di negara tertentu. Jadi, pastikan untuk mengetahui etika suatu daerah sebelum berkunjung agar tidak dianggap tak sopan ataupun menyalahi aturan yang berlaku.

Berikut ini 7 negara dengan etika makan paling unik di dunia menurut Budget Travel:

7 Negara Ini Punya Etika Makan yang Unik dan Tak Biasa7 Negara Ini Punya Etika Makan yang Unik dan Tak Biasa Foto: Getty Images/webphotographeer

1. Thailand

Masih serumpun dalam wilayah Asia Tenggara tetapi etika makan yang berlaku di Thailand sangat berbeda dengan di Indonesia. Sebagai bagian dari benua Asia yang identik dengan sumpit, ternyata secara tradisional etika makan yang benar di Thailand adalah menggunakan sumpit dan sendok.

Di Thailand bahkan ada peraturan keras yang melarang untuk menyuapkan makanan menggunakan garpu ke dalam mulut. Garpu hanya boleh digunakan untuk mendorong makanan ke atas sendok saja. Bahkan untuk makanan-makanan tertentu yang cenderung lengket, secara tradisional orang-orang Thailand akan mengonsumsinya langsung dengan tangan.

2. Jepang

Kental dengan mitos dan menjaga budaya dengan sangat baik membuat beberapa kegiatan tak bisa dilakukan dengan sembarangan di Jepang. Beberapa kesalahan bahkan dikaitkan dengan mengundang nasib buruk atau mampu mendatangkan hal buruk bagi pelakunya.

Salah satu yang dipercaya oleh masyarakat asli Jepang adalah larangan menancapkan sumpit tegak ke atas pada semangkuk nasi. Larangan ini memiliki kaitan dengan budaya pemakaman di Jepang di mana tepat di samping peti mati akan diletakkkan semangkuk nasi dengan sumpit yang menancap tegak ke atas. Maka disarankan untuk meletakkan sumpit yang sedang tidak di pakai baik di sebelah mangkok nasi ataupun diletakkan secara horizontal di atas mangkok.

Baca juga: Resto Salt Bae ke-28 Dibuka di Arab Saudi, Segini Harga Menunya






Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker